, ,

26 Ribu Orang Diprediksi Lewat Pelabuhan Nusantara Parepare Saat Nataru

oleh -685 Dilihat

Wawasan Parepare – Arus penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare diprediksi meningkat signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Otoritas pelabuhan memperkirakan sekitar 26 ribu orang akan menggunakan jasa transportasi laut melalui pelabuhan tersebut, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Lonjakan penumpang ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung, berlibur, maupun melakukan perjalanan antarpulau selama libur panjang akhir tahun.

Lonjakan Penumpang Sudah Terlihat Sejak Awal Desember

Pihak pelabuhan mencatat tren peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak awal Desember. Aktivitas di area terminal penumpang semakin padat, terutama pada jadwal kapal-kapal besar yang melayani rute strategis ke wilayah Indonesia Timur.

“Jika dibandingkan hari normal, jumlah penumpang selama Nataru diperkirakan naik cukup signifikan. Totalnya bisa mencapai 26 ribu orang,” ujar salah satu pejabat otoritas pelabuhan.

Pelabuhan Nusantara Jadi Gerbang Transportasi Laut Sulsel

Pelabuhan Nusantara Parepare selama ini dikenal sebagai salah satu simpul utama transportasi laut di Sulawesi Selatan, khususnya untuk rute menuju Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Pada momen Nataru, peran pelabuhan ini semakin vital dalam mendukung kelancaran arus penumpang.

Selain penumpang, aktivitas bongkar muat barang juga tetap berjalan, sehingga pengelola pelabuhan harus mengatur operasional secara optimal agar tidak terjadi penumpukan.

Pelabuhan Nusantara Parepare
Pelabuhan Nusantara Parepare

Baca juga: Peringati HKG ke-53 Tahun, Wali Kota Parepare Apresiasi Peran PKK dalam Pemberdayaan Masyarakat

Pengamanan dan Pelayanan Diperketat

Mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola Pelabuhan Nusantara Parepare bersama instansi terkait seperti KSOP, TNI-Polri, Syahbandar, dan petugas kesehatan telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dan peningkatan pelayanan.

Petugas disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk pelabuhan, ruang tunggu penumpang, hingga area naik turun kapal. Pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta kelayakan kapal juga diperketat demi menjamin keselamatan pelayaran.

“Kami fokus pada keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran arus penumpang selama Nataru,” kata perwakilan pengelola pelabuhan.

Jadwal Kapal dan Fasilitas Terminal Diperhatikan

Selama periode Nataru, jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal dipantau secara intensif untuk meminimalisasi keterlambatan. Pihak pelabuhan juga memastikan fasilitas terminal, seperti ruang tunggu, toilet, area parkir, dan layanan informasi, dalam kondisi siap digunakan.

Selain itu, posko Nataru turut disiapkan sebagai pusat koordinasi dan pengaduan bagi penumpang.

Imbauan kepada Penumpang

Otoritas pelabuhan mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal ke pelabuhan, membawa identitas diri dan tiket resmi, serta mematuhi seluruh aturan keselamatan pelayaran. Penumpang juga diminta untuk menjaga barang bawaan masing-masing dan mengikuti arahan petugas.

“Kepadatan tidak terhindarkan, tapi dengan kerja sama penumpang, semuanya bisa berjalan tertib dan aman,” ujar petugas pelabuhan.

Harapan Arus Nataru Berjalan Aman dan Lancar

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Pelabuhan Nusantara Parepare optimistis arus penumpang Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Peningkatan jumlah penumpang ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya sektor transportasi dan jasa.

“Momen Nataru selalu menjadi tantangan sekaligus peluang. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” pungkas pihak pelabuhan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.